7 FAKTA PERINGATAN HARI TRANSMIGRASI, KAMU TERTARIK PINDAH DOMISILI?

Foto untuk : 7 FAKTA PERINGATAN HARI TRANSMIGRASI, KAMU TERTARIK PINDAH DOMISILI?

Bertepatan pada 12 Desember, setiap tahunnya Indonesia merayakan Hari Transmigrasi. Lantas apa sih pentingnya transmigrasi? Transmigrasi sendiri adalah program pemerintah Indonesia untuk memindahkan penduduk dari domisili yang padat penduduk ke daerah yang masih lengang penduduk.

Sudah bisa ditebak kalau Pulau Jawa adalah daerah yang paling padat penduduk. Lebih jelasnya, berikut fakta-fakta tentang peringatan Hari Transmigrasi.

1. Transmigrasi berasal dari bahasa Latin transmigrare

Trans berarti ‘seberang’ dan migrare berarti ‘pindah’. Pelaku transmigrasi sendiri disebut transmigran.

2. Tujuan negara melakukan program transmigrasi untuk mengurangi kepadatan penduduk dan kemiskinan

Kesempatan ini biasanya diberikan oleh seseorang yang mencari peluang kerja lebih besar mengingat di daerah padat penduduk kesempatan kerja lebih kecil.

3. Transmigrasi dilakukan untuk mengolah sumber daya pulau-pulau di luar Jawa, seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua

Indonesia kaya akan sumber daya alam. Di luar Jawa, masih banyak sumber daya alam yang perlu dieksplorasi dan dikembangkan lagi. Hanya saja, jumlah penduduk yang ada masih belum bisa mengolahnya.

4. Adapun, disusun paradigma atau kerangka pikir akan tujuan Indonesia melakukan transmigrasi

Adapun, paradigma baru transmigrasi, antara lain:

  1. Mendukung ketahanan pangan dan penyediaan papan;
  2. Mendukung kebijakan energi alternatif (bio-fuel);
  3. Mendukung pemerataan investasi ke seluruh wilayah Indonesia;
  4. Mendukung ketahanan nasional pulau terluar dan wilayah perbatasan;
  5. Menyumbang bagi penyelesaian masalah pengangguran dan kemiskinan.

5. Gak hanya memindahkan penduduk, transmigrasi juga bertujuan untuk mengembangkan suatu wilayah

Transmigrasi dilakukan dengan kerja sama antar daerah pengirim transmigran dengan daerah tujuan transmigrasi.

6. Porsi penduduk asli dan imigran pun bisa mencapai 50:50

Porsi tersebut memungkinkan perpindahan besar-besaran. Meski begitu, ketetapan tersebut tetap diawasi agar tetap berimbang.

7. Pemerintah menetapkan aturan yang mudah untuk transmigrasi

Dasar hukum yang digunakan untuk transmigrasi adalah Undang-undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 1997 tentang Ketransmigrasian dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Transmigrasi. Ditambah juga dengan beberapa Keppres dan Inpres pendukung.

Adapun, syarat untuk menjadi transmigran, antara lain:

  1. Warga Negara Indonesia adalah setiap warga negara yang berdomisili di wilayah Negara Republik Indonesia.
  2. Berkeluarga dibuktikan dengan Surat Nikah dan Kartu Keluarga.
  3. Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku.
  4. Berusia antara 18 sampai dengan 50 tahun sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP), kecuali diatur lain dalam perjanjian kerja sama antardaerah.
  5. Belum pernah bertransmigrasi yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala desa atau lurah pendaftar berdomisili.
  6. Berbadan sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter.
  7. Memiliki keterampilan sesuai kebutuhan untuk mengembangkan potensi sumber daya yang tersedia di lokasi tujuan sebagaimana diatur dalam perjanjian kerja sama antardaerah.
  8. Menandatangani Surat Pernyataan kesanggupan melaksanakan kewajiban sebagai transmigran.
  9. Lulus seleksi yang dibuktikan dengan surat keterangan lulus dari tim yang diberikan wewenang untuk melaksanakan seleksi.

Gimana, kamu tertarik untuk jadi transmigran? Selain bermanfaat untuk mengeksplorasi, kamu pun bisa mengembangkan potensimu di tempat baru yang belum banyak dijamah orang.